KBN dan Mitra Investor Sumbang Korban Gempa Lombok

KBN dan Mitra Investor Sumbang Korban Gempa Lombok KBN dan Mitra Investor Sumbang Korban Gempa Lombok

Derita korban gempa Lombok juga mengetuk kepedulian jajaran pegawai PT KBN Persero dan belasan investor KBN. Mereka ikut peduli dan menyumbang aneka kebutuhan korban gempa Lombok.

Dua truk bantuan KBN dan mitra investor tersebut secara simbolis telah diserahkan kepada Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), unit pelaksana ACT (Aksi Cepat Tanggap) dan dilepas pengirimannya oleh Direktur Pengembangan PT KBN Persero, Rahayu Ahmad Junaedi, di kantor pusat KBN, Jumat (31/8).

Bantuan yang dikirim antara lain terdiri atas uang tunai Rp50 juta, pakaian, pembalut wanita, selimut, kasur, tenda, mainan anak, makanan dan minuman.

Menurut Agus Awalhendri dari ACT, bantuan setelah sampai akan diserahkan di Posko Induk ACT di Mataram untuk segera didistribusikan kepada para korban gempa yang membutuhkan.

Ketua Panitia KBN & Mitra Peduli Gempa Lombok yang juga Sekretaris Perusahaan KBN, Toha Muzaqi mengatakan, semua sumbangan yang terhimpun pada pengiriman pertama ini merupakan hasil pengumpulan selama dua minggu. Setelah tenggat waktu sebenarnya masih banyak yang menyatakan kesediaannya untuk menyumbang, karenanya, KBN tetap akan mengakomodir bantuan tersebut untuk disalurkan pada tahap berikutnya.

Sejumlah investor yang ambil bagian dalam program sosial kemanusiaan ini antara lain PT Global (Marunda), Puku Benangsari,Orson Indonesia, PT Dua Kuda, Hand Sum Tex, Amos, Harapan busana, Golden Forever, dan Visionland.

Direktur Pengembangan Rahayu A Juanedi mengakui, sempitnya waktu pengumpulan membuat masih banyak yang belum sempat memberikan sumbangan. Saat ini baru 11 investor yang memberikan bantuan. Padahal, di KBN ada 250-an investor. Ini berarti baru sebagian kecil yang memberikan bantuan.

“Bantuan ini semoga bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Lombok. Kita doakan semoga gempa segera reda dan mereka segera kembali ke rumah masing-masing,” kata Rahayu A Junaedi.

Sesuai imbauan dari Kementerian BUMN, KBN menurut Toha Muzaqi akan terus menghimpun bantuan dari masyarakat maupun investor untuk meringankan beban penderitaan korban gempa Lombok.

Peran serta masyarakat dan dunia usaha secara luas diharapkan mampu segera memulihkan korban gempa di Lombok yang belum tahu sampai kapan akan terus hidup di pengungsian.

KBN dan kalangan investor selama ini selalu pro aktif dan bergotong-royong menghimpun bantuan untuk berbagai korban bencana alam. Sebelum bantuan korban gempa Lombok, juga pernah menghimpun donasi bagi korban banjir bandang di Garut, korban gunung Sinabung di Sumut, dan lainnya. Bantuan selalu melalui lembaga resmi yang terpercaya, sehingga penyalurannya dapat dipertanggungjawabkan akuntabilitasnya. (Sumber: www.infokbn.com)

Berita Lainnya